Yuk Kenali Makam Para Wali yang Menjadi Spot Wisata Ziarah di Gresik

Mempelajari sejarah perkembangan Islam di Jawa tentunya tidak akan lepas dari pembicaraan tentang walisongo. Walisongo merupakan orang-orang yang diyakini menjadi ulama penyebar agama Islam di Jawa ini. Menjadi tempat dimakamkannya beberapa walisongo, Gresik menjadi salah satu tempat wisata yang banyak dikunjungi untuk melakukan ziarah. Wisata ziarah Gresik yang banyak menarik minat pengunjung adalah makam sunan Giri dan juga makam sunan Maulana Malik Ibrahim. 




Tidak Hanya Walisongo, Makam Keturunannya Juga Menjadi Wisata Ziarah Gresik


1.
 Makam Sunan Giri

Sunan Giri atau yang memiliki nama lain Raden ‘Ainul Yaqin, Prabu Satmata, Raden Paku, dan  Joko Samudra merupakan keturunan dari Dewi Sekardadu dan Maulana Ishaq. Salah satu walisongo yang bertugas untuk menyebarkan Agama Islam di Gresik ini lahir pada tahun 1365 Saka bertempat di Blambangan, Banyuwangi. Untuk medukung penyebaran dakwahnya, beliau mendirikan kerajaan dan pesantren Giri Kedaton. 


Hampir mirip dengan cara berdakwah walisongo pada umumnya yakni menggunakan adat yang memiliki nilai-nilai keislaman untuk mengenalkan ajaran Islam. Beliau mengajarkan Islam melalui tembang Jawa dan permainan tradisional agar lebih diterima masyarakat. Permainan-permainan yang diajarkan diantaranya adalah Jor, Jelungan dan Cublak Suweng. Sedangkan untuk tembang yang diciptakan berupa pocung dan Asmarandana. Beliau wafat ketika berumur 63 tahun tepatnya tahun 1428 Saka dan dimakamkan di Desa Giri, kecamatan Kebomas, kabupten Gresik. Meskipun makamnya di puncak bukit, makam Sunan Giri ini tetap menjadi wisata ziarah Gresik yang banyak dikunjungi.


2. Makam Sunan Maulana Malim Ibrahim

Satu lagi walisongo yang dimakamkan di Gresik adalah makam Sunan Maulana Malik Ibrahim atau Sunan Gresik. Makam ini terletak di pusat kota Gresik tepatnya di Desa Gapurosukolilo. Menjadi salah satu wisata ziarah Gresik yang juga banyak dikunjungi, makam Sunan Gresik bisa ditempuh hanya beberapa menit saja dari alaun-alun Kota Gresik. Jaraknya hanya sekitar 100 meter dari pusat kota tersebut. 


Untuk asal usul dari Sunan Gresik sendiri banyak yang mengatakan hal berbeda-beda. Ada yang meyakini bahwa Sunan Gresik berasal dari Samarkhan karena nama lain beliau adalah Makhdum Ibrahim as-Samarqandy, ada juga yang berpendapat bahwa beliau berasal dari Afrika, Persia bahkan Iran. Akan tetapi, hal tersebut tidak memiliki jawaban yang pasti hingga saat ini. Hal yang perlu diketahui dengan pasti adalah Sunan Gresik merupakan walisongo tertua dari kesembilan wali lainnya. Untuk menyebarkan agama Islam, beliau mendirikan sebuah pesantren di Desa Leran, Manyar. Di dalam areal pemakaman Sunan Gresik ini juga terdapat pemakaman milik istri, anak-anak hingga saudara-saudaranya. 


3. Makam Sunan Prapen 

Terakhir, wisata ziarah Gresik yang juga dijadikan wisata religi adalah makam Sunan Prapen yang berada di desa Klangonan, Kecamatan Kebomas. Makam tersebut hanya berjarak 200 meter dari makam Sunan Giri, tepatnya berada di sebelah Barat. Meskipun bukan salah satu walisongo, Sunan Prapen yang merupakan cucu dari Sunan Giri ini juga terkenal dalam menyebarkan Agama Islam. Beliau sendiri menjadi penerus kepemimpinan kerajaan dan pesantren Giri dengan masa jabatan lebih dari 50 tahun. Oleh karena itu, makam beliaupun selalu ramai dikunjungi peziarah dari berbagai daerah.


Demikian adalah ulasan mengenai wisata ziarah Gresik yang dapat Anda jadikan referensi wisata religi. Apabila masih enggan pulang setelah berziarah, Gresik juga mempunyai tempat-tempat wisata menarik lainnya yang bisa Anda kunjungi baik di pusat kota maupun di pesisir pantainya.


#sumber gambar : IG @ fajar_polenk


Add comment

The author will be very pleased to hear feedback about your news.

reload, if the code cannot be seen

Comments 0