Ketika mimpimu yang begitu indah, tak pernah terwujud. . . ya sudahlah
ya sudahlah. . . menerima kekalahan dengan lapang dada.
Memang nggak mudah. Tapi dengan belajar menerima, kita akan mendapatkan. Kalau kita mau belajar dari kesalahan,maka pelajaran dari pengalaman akan menguatkan kamu. Membentuk karakter positif yang nggak mudah menyerah hanya karena 1 kegagalan.
Tapi ketika kamu benar bisa mencapai titik IKHLAS, rasakanlah indahnya ,,,
Saat kau berlari, mengejar anganmu. Dan tak pernah sampai,, Ya Sudahlah…
Angan mu diliputi pertanyaan,”kenapa saya tak pernah bisa mencapai proses mewujudkan mimpi saya?”
ada yang bilang begini; kamu menginginkan air 1 ember. Namun kamu hanya menyediakan 1 gelas.
Jadi bagaimana kita bisa menerima air 1 ember kalau cuma bawa 1 gelas? Mari berfikir positif. Tuhan belum mengabulkan impian kamu yang besar karena kamu belum menyiapkan diri untuk menerimanya.
Air satu ember lebih berat dari 1 gelas. Impian yang besar butuh tanggung jawab besar.
satu dari sekian kemungkinan, kau jatuh tanpa ada harapan
lalu kamu menyadari masih ada teman yang selalu berusaha menguatkan mu, ketika kamu melemah.
Keberadaan mereka sungguh sangat berharga. Karena yang kamu butuhkan ketika jatuh adalah ditemani..
syukuri keberadaan teman setia itu.
janganlah bersedih, coz everything gonna be OK.
tergantung bagaimana kita memandang masalah. Lihatlah apa yang ada dibalik masalah.
Ah, saya memang gagal. Tapi masih ada banyak jalan. Meski yang lain sudah mendahului saya, tapi masi ada jalan buat saya.
Dan beberapa yang mau menemani saya berjalan…
jiwa yang bersyukur akan tetap bahagia walau di atas masalah ~Mario Teguh
Senyuuum =))
*inspiring song: “ya sudahlah” by bondan prakoso.
Filed under: catatan kaki


























