Alarm hp diatur berdering jam 03.50 WIB, tapi seperti malam-malam sebelumnya — aku selalu bangun mendahului erangan alarm yang bunyi cuma sekali itu, meskipun tidurku sangat larut — 01.30 WIB.
makan sahur seadanya, nasi padang bungkus yang kubeli sekalian saat makan buka puasa petang tadi, diselingi sruputan kopi ginseng kukubima. dua menu wajib itulah yang kusantap saat sahur tadi, tak ada beda dengan makan sahur malam sebelumnya selama 29 hari yang lalu– selalu begitu.
makan sahur terakhir di bulan ramadhan tahun ini–pikir ku. padahal sudah kurencanakan untuk sahur terakhir ini aku ingin sahur dengan menu yang agak “mewah”. Tapi dasar blo’on, lupa ku beli menu mewah itu–bahkan sudah banyak kedai makan yang tutup ditinggal mudik oleh inangnya.
acemmm….cuma ini menu sahurnya, sepotong ikan tongkol yang tekstur dagingnya terasa keras plus kuah kuning yang sudah terasa kecut.
masih terngiang menu sahur dirumah yang disiapkan oleh ibu tercinta….
Zzzzz….Zzzz….Zzzz….


























