<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>NGGERSIKdotcom &#187; KULINER</title>
	<atom:link href="http://www.nggersik.com/category/kuliner/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.nggersik.com</link>
	<description>kumpulan blog'e wong gresik</description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 Feb 2012 06:06:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>Kantin dan Urusan Perut Mahasiswa</title>
		<link>http://www.nggersik.com/kantin-dan-urusan-perut-mahasiswa.htm</link>
		<comments>http://www.nggersik.com/kantin-dan-urusan-perut-mahasiswa.htm#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 03 Apr 2011 03:32:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anla arinda</dc:creator>
				<category><![CDATA[AGGREGATOR]]></category>
		<category><![CDATA[KULINER]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blueaurora.wordpress.com/?p=557</guid>
		<description><![CDATA[Masih mengenai kuliner, kali ini saya bicara tentang dua kantin â€œternamaâ€ di kampus saya. Kantin pertama namanya SCC (mirip merk bimbingan belajar). Terletak hanya beberapa meter dari masjid menara ilmu.Tempatnya bersih, terkesan mewah layaknya cafe. Atau jangan-jangan memang cafe?Â  Karena Sistem pembayarannya seperti cafe, ada kasir khusus untuk menampung uang pengunjung cafe kantin. Dibandingkan dengan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blueaurora.wordpress.com&#38;blog=7485788&#38;post=557&#38;subd=blueaurora&#38;ref=&#38;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_558" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-558" title="scc" src="http://blueaurora.files.wordpress.com/2011/04/scc.jpg?w=300&#038;h=225" alt="scc" width="300" height="225" /><p class="wp-caption-text">kantin scc</p></div>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;">Masih mengenai </span><a title="kuliner" href="http://blueaurora.wordpress.com/2011/03/24/semanggi/" ><span style="color:#000000;">kuliner</span></a><span style="color:#000000;">, kali ini saya bicara tentang dua kantin â€œternamaâ€ di kampus saya. Kantin pertama namanya SCC (mirip merk bimbingan belajar). Terletak hanya beberapa meter dari masjid menara ilmu.Tempatnya bersih, terkesan mewah layaknya cafe. Atau jangan-jangan memang cafe?Â  Karena Sistem pembayarannya seperti cafe, ada kasir khusus untuk menampung uang pengunjung <span style="text-decoration:line-through;">cafe</span> kantin. Dibandingkan dengan kantin sederhana di Biologi, kantin SCC ini relatif sepi. Kalaupun ada mungkin Cuma beberapa mahasiswa â€œberkantung tebelâ€Â  sebagai pengunjungnya. Yang lain, saya perhatikan dari luar mereka Cuma numpang duduk sekedar ngadem sambil <em>wifi-an</em>. wajar saja sepi, untuk mendapatkan satu botol ukuran sedang air mineral dingin saya harus membayar Rp3.000,-. Di kampus saya penampilan bukan segalanya, pertimbangan utama mahasiswa sekelas saya (kelas kantung tipis) makanan yang layak konsumsi punya tiga parameter; pertama halal, kedua bersih, ketiga murah. Harga makanan yang bisa ditolerir kantung paling mahal adalah 5.000 perak (termasuk minum), bahkan kalau beruntung di daerah surabaya timur ini kita bisa kenyang dengan uang 3.000 perak.</span></p>
<div class="mceTemp mceIEcenter" style="text-align:justify;">
<dl class="wp-caption aligncenter">
<dt class="wp-caption-dt"><span style="color:#000000;"><img class="size-medium wp-image-559" title="kantinbni" src="http://blueaurora.files.wordpress.com/2011/04/kantinbni.jpg?w=300&#038;h=225" alt="bni" width="300" height="225" /></span></dt>
<dd class="wp-caption-dd"><span style="color:#000000;">kantin BNI</span></dd>
</dl>
</div>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;">Kedua, kantin BNI. Sebenarnya namanya bukan kantin BNI, melainkan kantin pusat. Tetapi karena letaknya bertetangga dengan bank BNI teman-teman lebih suka bilang â€œkantin BNIâ€. Asumsi Point kebersihan terpenuhi, tapi asumsi harga terjangkau tidak terpenuhi lantaran harga makanannya kurang <em>mahasiswawi</em>. Harga makanan paling <em>mahasiswawi</em> yaitu menu soto ayam, satu mangkuk ditaksir Rp6.000,- . menu soto ini satu-satunya makanan dengan kualitas seimbang antara harga, porsi, dan rasa. Bandingkan dengan menu nasi+sayur+telur dadar seharga Rp7.000,- padahal kalau di gebang atau keputih menu sekelas itu tadi bisa kami dapatkan dengan harga Rp4.000,- saja. Selisih seribu rupiah sudah merupakan jumlah berharga bagi perantau seperti kami. 1.000 rupiah kalikan 30 hari, jumlahnya ada 30.000 bisa buat nge-print, fotocopy, beli buku, beli sabun cuci, beli odol, dll. <em>Benarlah kata pepatah, uang bukan segalanya tapi rakyat butuh uang.</em></span><br />
<span id="more-557"></span><br />
<span style="color:#000000;">Urusan minum, biasanya saya dan teman-teman <em>urunan</em> seribuan buat beli satu mangkuk es campur. Satu anak bayar seribu, dikali lima totalnya lima ribu. Dapat satu mangkuk es campur dimakan berlima. Jika beruntung, Â kami bisa makan â€œgratisâ€ kalau teman-teman saya asli surabaya bawa bekal makan dari rumah. Sebut saja Erna, dia selalu bawa bekal dengan porsi nasi kuli menggunung dan lauk berlimpah. Waktu saya tanya, kenapa bawanya banyak sekali? Erna bilang, aku ngomong ke <em>Umi</em> mau dimakan sama teman-teman jadi dibawain banyak <em>deh. Ayo mangan bareng, rek!</em> Akhirnya satu makanan untuk lima mahasiswa kelaparan atau bahkan bahkan lebih, dan satu mangkuk es campur untuk orang satu meja. Nggak ada kata gengsi dalam kamus kami, benar-benar rasa kekeluargaan terasa di kampus ini. Pada akhirnya kantin sebagus ini kami jadikan basecamp berkumpul untuk menyelesaikan tugas yang menggunung. Salah sendiri bikin kantin dengan pajak mahal. </span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;"><em>Ketika orang-orang senasib berkumpul dikampus perjuangan, jadilah kami mahasiswa senasib seperjuangan</em> <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;">Sebenarnya ada juga kantin sederhana di dalam kampus. Salah satu contoh yang saya ketahui letaknya di area jurusan biologi, tepatÂ  di tepi sungai <span style="text-decoration:line-through;">brantas</span> yang membelah wilayah jurusan statistika dan biologi. Harga menunya lebih mahasiswawi, tapi sayangnya jumlah kursi terbatas. Selain itu kalau dikantin sederhana, banyak mahasiswaÂ  merokok di kantin. Kantin ini selalu ramai, bukan hanya ramai pengunjung tapi juga ramai dengan kucing-kucing berkeliaran mencari sesuap ikan. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </span></p>
<p style="text-align:justify;">
<div id="attachment_560" class="wp-caption aligncenter" style="width: 235px"><span style="color:#000000;"><img class="size-medium wp-image-560" title="pus" src="http://blueaurora.files.wordpress.com/2011/04/pus.jpg?w=225&#038;h=300" alt="puus" width="225" height="300" /></span><p class="wp-caption-text">penghuni kantin</p></div>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;">***</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;">Semua orang menginginkan harga murah, bersih, dan halal, tentu saja hal ini manusiawi saya pikir. Saya tidak mencantumkan kata ENAK karena enak dilidah itu relatif. Mungkin juga pikiran saya ini terlalu <em>ndeso </em>, tidak mengerti esensi pembangunan kantin mewah dengan harga diatas rata-rata isi kantung penghuni kampus. (kalau ada yang tau esensinya, dengan segala kerendahan hati tolong beritahu saya yang katrok ini)</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;">Pak, Sebenarnya kami tidak butuh penampilan. Asalkan halal, bersih, dan murah sudah cukup <em>kok</em>. Cukuplah perwajahan kantin itu sederhana saja. Maka, kalau bangun kantin nggak usah mewah-mewah. Karena kalau Kantin mewah pajak sewanya mahal, otomatis makanannya juga mahal. Dulu di Graha Bapak bilang ini kampus perjuangan, kami butuh makan untuk hidup dan hidup untuk berjuang.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><em><span style="color:#000000;">Akhirul kalam, mohon maaf jika ada statement yang kurang berkenan. Wassalamualaikum Wr.Wb.</span></em></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;"><strong>~AN~</strong></span></p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;">â€œmeski bukan prioritas, Urusan perut juga penting.â€(kata saya)</span></p>
</blockquote>
<br />Filed under: <a href='http://blueaurora.wordpress.com/category/opini/'>opini</a>, <a href='http://blueaurora.wordpress.com/category/sudut-kota/'>sudut kota</a> Tagged: <a href='http://blueaurora.wordpress.com/tag/kampus/'>kampus</a>, <a href='http://blueaurora.wordpress.com/tag/kantin-kampus/'>kantin kampus</a>, <a href='http://blueaurora.wordpress.com/tag/kuliner/'>kuliner</a>, <a href='http://blueaurora.wordpress.com/tag/makanan-mahasiswa/'>makanan mahasiswa</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/blueaurora.wordpress.com/557/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/blueaurora.wordpress.com/557/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/blueaurora.wordpress.com/557/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/blueaurora.wordpress.com/557/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/blueaurora.wordpress.com/557/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/blueaurora.wordpress.com/557/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/blueaurora.wordpress.com/557/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/blueaurora.wordpress.com/557/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/blueaurora.wordpress.com/557/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/blueaurora.wordpress.com/557/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/blueaurora.wordpress.com/557/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/blueaurora.wordpress.com/557/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/blueaurora.wordpress.com/557/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/blueaurora.wordpress.com/557/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blueaurora.wordpress.com&amp;blog=7485788&amp;post=557&amp;subd=blueaurora&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.nggersik.com/kantin-dan-urusan-perut-mahasiswa.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
<enclosure url="http://0.gravatar.com/avatar/6cd8bd8cf2dbdd11ad12625679cabce3?s=96&amp;amp;d=monsterid&amp;amp;r=G" length="" type="" />
<enclosure url="http://blueaurora.files.wordpress.com/2011/04/pus.jpg?w=225" length="" type="" />
<enclosure url="http://blueaurora.files.wordpress.com/2011/04/kantinbni.jpg?w=300" length="" type="" />
<enclosure url="http://blueaurora.files.wordpress.com/2011/04/scc.jpg?w=300" length="" type="" />
		</item>
		<item>
		<title>Ubus</title>
		<link>http://www.nggersik.com/ubus.htm</link>
		<comments>http://www.nggersik.com/ubus.htm#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Jul 2010 14:18:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[KULINER]]></category>
		<category><![CDATA[kuliner]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.nggersik.com/?p=17873</guid>
		<description><![CDATA[Ini bukan tulisan baru, dan seharusnya tulisan wisata kuliner ubus itu ada disini, tapi setelah saya mengecek ulang ternyata tidak ditemukan, barangkali ini disebabkan pemilik tulisan asli itu berpindah domain, jadi saya memposting ulang dengan tujuan sederhana, meramaikan kembali categori kuliner di blog ini. Untuk tulisan versi lengkapnya, sampean bisa berkunjung kesini.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.nggersik.com/wp-content/uploads/2010/07/ubus.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-17874" style="border: 0pt none; margin: 5px;" title="ubus" src="http://www.nggersik.com/wp-content/uploads/2010/07/ubus-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a>Ini bukan tulisan baru, dan seharusnya tulisan wisata kuliner ubus itu ada <a title="nggersik" href="http://nggersik.com" target="_blank">disini</a>, tapi setelah saya mengecek ulang ternyata tidak ditemukan, barangkali ini disebabkan<a title="arest" href="http://www.byrest.com/" target="_blank"> pemilik tulisan asli</a> itu berpindah domain, jadi saya memposting ulang dengan tujuan sederhana, meramaikan kembali categori kuliner di blog ini.</p>
<p>Untuk tulisan versi lengkapnya, sampean bisa berkunjung <a title="ubus" href="http://www.byrest.com/ubus-menu-berbuka-awal-puasa.htm" target="_blank">kesini</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.nggersik.com/ubus.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Seandainya Saja</title>
		<link>http://www.nggersik.com/seandainya-saja.htm</link>
		<comments>http://www.nggersik.com/seandainya-saja.htm#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 30 Jun 2009 00:55:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>peyek</dc:creator>
				<category><![CDATA[AGGREGATOR]]></category>
		<category><![CDATA[KULINER]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gresik.wordpress.com/?p=576</guid>
		<description><![CDATA[Seandainya saya menjadi warga kota sampean mungkin saya tak akan kerepotan.
Bagaimana jika seorang teman, ia belum tahu benar bagaimana keadaan kota anda, dan kemarin di ujung telepon tanpa kabel ia menyampaikan keinginannya untuk berkunjung ke kota sampean, &#8220;saya sedang mengambil cuti panjang mas, saya akan menyempatkan waktu seharian untuk mampir ke sampean, kapan ada waktu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gresik.wordpress.com&#38;blog=787515&#38;post=576&#38;subd=gresik&#38;ref=&#38;feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p >Seandainya saya menjadi warga kota sampean mungkin saya tak akan kerepotan.</p>
<p >Bagaimana jika seorang teman, ia belum tahu benar bagaimana keadaan kota anda, dan kemarin di ujung telepon tanpa kabel ia menyampaikan keinginannya untuk berkunjung ke kota sampean, &#8220;saya sedang mengambil cuti panjang mas, saya akan menyempatkan waktu seharian untuk mampir ke sampean, kapan ada waktu luang? ajak saya keliling, saya pengen tahu Gresik&#8221;. begitu isi ringkas obrolan kemarin dengan teman kantor lama dulu.</p>
<p >Tiba-tiba saya membayangkan, seandainya segala sesuatu di Gresik ini tertata dengan baik, entah itu pariwisata, objek sejarah, kulineran atau <em>pangangan</em>, seperti yang acapkali kita lihat di kota lain yang mulai di tata untuk mempercantik diri, mempernyaman penghuni didalamnya dan membuatnya betah, tentu saya tak akan kebingungan menentukan objek mana yang akan kita sambangi secara acak atau berurutan itu, sekedar memperkenalkan kota Gresik dengan singkat tapi berkesan.</p>
<p >Sayangnya, Tak ada hal-hal sesederhana itu di kota ini. Mau ndak mau akan saya paksakan ia nongkrong di warung kopi, <em>nyosor</em> kopi dan <em>ngudud </em>seharian, inilah Gresik sehari-hari.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gresik.wordpress.com/576/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gresik.wordpress.com/576/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gresik.wordpress.com/576/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gresik.wordpress.com/576/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gresik.wordpress.com/576/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gresik.wordpress.com/576/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gresik.wordpress.com/576/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gresik.wordpress.com/576/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gresik.wordpress.com/576/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gresik.wordpress.com/576/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gresik.wordpress.com&blog=787515&post=576&subd=gresik&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.nggersik.com/seandainya-saja.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Saat – saat terakhir di gresik</title>
		<link>http://www.nggersik.com/saat-%e2%80%93-saat-terakhir-di-gresik.htm</link>
		<comments>http://www.nggersik.com/saat-%e2%80%93-saat-terakhir-di-gresik.htm#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 08 May 2009 08:15:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Leah</dc:creator>
				<category><![CDATA[AGGREGATOR]]></category>
		<category><![CDATA[KULINER]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sileah.com/2009/05/08/saat-saat-terakhir-di-gresik/</guid>
		<description><![CDATA[Duh  sedih banget judulnya tapi begitulah kenyataannya kalo besok &#8211; besok tidak akan bisa lagi mengatakan &#8220;mudik ke gresik &#8220; hehehe. CeritanyaTgl 24 &#8211; 26 April lalu aku, suami dan anak &#8211; anak pulang gresik untuk bantui...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[Duh  sedih banget judulnya tapi begitulah kenyataannya kalo besok &#8211; besok tidak akan bisa lagi mengatakan &#8220;mudik ke gresik &#8220; hehehe. CeritanyaTgl 24 &#8211; 26 April lalu aku, suami dan anak &#8211; anak pulang gresik untuk bantuin ortuku beres &#8211; beres pindahan rumah ke jogja. Papaku resmi pensiun per 1 april 2009 daripada lama &#8211; lama digresik ga ada [...]]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.nggersik.com/saat-%e2%80%93-saat-terakhir-di-gresik.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>ERBE Sing Dadi Guneman (Part II)</title>
		<link>http://www.nggersik.com/erbe-sing-dadi-guneman-part-ii.htm</link>
		<comments>http://www.nggersik.com/erbe-sing-dadi-guneman-part-ii.htm#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 Apr 2009 10:46:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[KULINER]]></category>
		<category><![CDATA[TERBARU]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.nggersik.com/?p=4443</guid>
		<description><![CDATA[Kothok-an, badogan iki nggawe bumbu kentel mergo atek kelopo. Badogan valentin (tak arani ngene mergo kelire abang nom) iki biasane masake pas riyoyo tok gawe ngeteri langgar wayahe tahlilan. Keropok Bandeng, bandenge dipanggang utowo digoreng garing. Sing penting sambele nggawe kecap campur petis dikek-i mrico, bawang putih goreng ambek lombok. Sate Kijing, sing iki dak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kothok-an</strong>, badogan iki nggawe bumbu kentel mergo atek kelopo. Badogan valentin (tak arani ngene mergo kelire abang nom) iki biasane masake pas riyoyo tok gawe ngeteri langgar wayahe tahlilan.</p>
<p><strong>Keropok Bandeng</strong>, bandenge dipanggang utowo digoreng garing. Sing penting sambele nggawe kecap campur petis dikek-i mrico, bawang putih goreng ambek lombok.</p>
<p><strong>Sate Kijing</strong>,  sing iki dak podo karo kijing kuburan. Kijing iku kewan segoro bongsone simping sing awake rupo lonjong, nek dijarno ngiwi-ngiwi ngetokno ilate nek dicekel ilate mlebu. Disunduki koyok sate, dipanggang. Sambele pedes koyok keropok bandeng tapi petis tok atek mericane akeh. Dadi nek dibadog, kuping rasane wus-wus koyok metu beluk-e.</p>
<p><strong>Bandeng Pindang Serani</strong>, bandeng iki dimasak koyok rawong tapi encer, koyok garang asem tapi atek kluwek. Rasane ? Ojok takon, Bondan bae mari ngincipi dak iso muni &#8220;ER&#8221;.</p>
<p><strong>Pindang Bandeng</strong>, bandenge didang nok mangkok sing dikeki bumbu titik. Bumbune uyah tok, dadi masakan iki koyok kepingin nyombongno roso ashli bandenge. Kelire yo putik tok ashli bandeng.</p>
<p><strong>Kerang Dodo</strong>, iki sing rodok suwe dak ngerasakno mergane kerange wis jarang onok. Wong-wong nek ngarani kerang genteng mergo kulite koyok genteng. Kerang iki dimasak koyok jangan bening, bumbune yo kunci. Sambele nggawe sambel terasi.</p>
<p><strong>Karag Tempe</strong>, karag iku dibagi loro, onok karag ireng onok karag poteh. Karag ireng digawe  teko ketan ireng sing dicampur beras trus didang. La nek karag poteh teko beras biasa tapi wektu adang banyune dicampuri banyu kapur. Jare wong pinter iki iso gawe gantine obat maag. La mangane dikek-i parutan kelopo ambek poyah. Iwak-e iwak godo tempe sing disundep lombok.</p>
<p><strong>Kare Keroyo</strong>, keroyo versi kare iki rodok anyar, biyene yo terimo dimasak koyok kerang iku, dodo kunci. Bosone keroyo nek nok kuto liyo ngarani rajungan.</p>
<p><strong>Oseng-oseng Simping</strong>, simping diudani (maksute dibuak kulite) trus digongseng (ditumis) dibumboni bawang, bawang godong, kecap sak kancane. Yo koyok osen-oseng biasane tapi nek isine simping, wow top markotop, gud marsogud, ser marseru.</p>
<p><strong>Sego Roomo</strong>, asline pancen sego sing dikek-i bubur Roomo.  Sak buru bae onok sing atek lontong, biyen yo sego. Dadi sego diwadahi takir diambakno dadi dak wungkulan terus dikek-i godong api-api diremuki krupuk rambak, kadang dikek-i irisan godo tempe kait dikek-i bubur Roomo.  Ndukure diuwur-uwuri poyah karo ditemplok-i sambel. Keno weruh nek bubure iku yo atek ulegan urang ? dadi enak-e pancen nyundul langit.</p>
<p><strong>Ndok Bader</strong>, iki yo wis rodok angel. Masakan iki digawe teko ndok-e iwak bader. Lha ndok-e dicampuri bumbu asem, bawang, brambang, lombok. Dibungkusi nggawe godong gedang trus digoreng. Sing iki enake tikel-tikel. Tapi ati-ati nek tuku, saiki akeh dicampuri ndok-e iwak gere kadang malah tahu. Saking enak-e jare wong Arab Bunuh Diri. Maksute mergo paling enak, karuan bunuh diri mari mangan ndok Bader, percuma urip nek dak onok sing enakan maneh.</p>
<p><em>Tak bisiki yo, sepurane ket molai nulis sampek marine iki eson wis ngelek idu ping rong atus wolung  puluh pitu (sopo sing ngitungi ?)</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.nggersik.com/erbe-sing-dadi-guneman-part-ii.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>ERBE Sing Dadi Guneman (Part I)</title>
		<link>http://www.nggersik.com/erbe-sing-dadi-guneman-part-i.htm</link>
		<comments>http://www.nggersik.com/erbe-sing-dadi-guneman-part-i.htm#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 04 Apr 2009 20:00:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Aqil</dc:creator>
				<category><![CDATA[KULINER]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.nggersik.com/?p=4228</guid>
		<description><![CDATA[Erbe iku saiki koyok pangkat ngono lho, nek boso negoro diarani &#8220;predikat&#8221;. Jaman bengen/biyen akeh wong sing diarani Erbe. Yoiku wong sing doyanane mangan. Wong iku iso crito panganan sak wernane. Kabeh panganan wis tau weruh rasane. Ojok kajo nek delok wong nggersik kumpul mesti guneman peroko panganan. Onok sing crito tau bengi-bengi budal nang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoPlainText" style="margin-right: 0cm; margin-bottom: 12pt; margin-left: 0cm;"><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Calibri&quot;,&quot;sans-serif&quot;;">Erbe iku saiki koyok pangkat ngono lho, nek boso negoro diarani &#8220;predikat&#8221;. Jaman bengen/biyen akeh wong sing diarani Erbe. Yoiku wong sing doyanane mangan. Wong iku iso crito panganan sak wernane. Kabeh panganan wis tau weruh rasane. Ojok kajo nek delok wong nggersik kumpul mesti guneman peroko panganan. Onok sing crito tau bengi-bengi budal nang Nguling Pasuruan perlu mbadog tok trus mulih.Â  Lha wong sing seneng mangan ngene iki diarani ERBE alias RAI BADOGAN.</span></p>
<p class="MsoPlainText" style="margin-right: 0cm; margin-bottom: 12pt; margin-left: 0cm;"><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Calibri&quot;,&quot;sans-serif&quot;;">Lah saiki eson ape ngeling-eling aran badogan nggersik, sak elinge. <span id="lw_1238874429_0" class="yshortcuts" style="background: transparent none repeat scroll 0% 0%; cursor: pointer;">Nek</span> onok sing kurang tulung ditambahi. Nek onok sing ngirim resep bakal oleh hadiah&#8230;&#8230;jempolan.</span></p>
<p class="MsoPlainText" style="margin-right: 0cm; margin-bottom: 12pt; margin-left: 0cm;"><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Calibri&quot;,&quot;sans-serif&quot;;">Iki arane badogan sing ashli (nggawe shot) gawenan wong nggersik :</span></p>
<p class="MsoPlainText" style="margin-right: 0cm; margin-bottom: 12pt; margin-left: 0cm;"><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Calibri&quot;,&quot;sans-serif&quot;;" lang="IN">Bongso k</span><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Calibri&quot;,&quot;sans-serif&quot;;">ancane sego </span><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Calibri&quot;,&quot;sans-serif&quot;;" lang="IN">(kancane kopi mene-mene bae) </span><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Calibri&quot;,&quot;sans-serif&quot;;">:</span></p>
<p class="MsoPlainText" style="margin-right: 0cm; margin-bottom: 12pt; margin-left: 0cm;"><strong><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Calibri&quot;,&quot;sans-serif&quot;;">Krawu</span></strong><strong><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Calibri&quot;,&quot;sans-serif&quot;;" lang="IN">,</span></strong><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Calibri&quot;,&quot;sans-serif&quot;;" lang="IN"> kabeh wis weruh. Nek dak weruh iso delok nok : <a href="http://forum.nggersik.com" target="_blank"><span id="lw_1238874429_1" class="yshortcuts">http://www.nggersik.com/forum/</span></a></span></p>
<p class="MsoPlainText" style="margin-right: 0cm; margin-bottom: 12pt; margin-left: 0cm;"><strong><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Calibri&quot;,&quot;sans-serif&quot;;">Otak-otak</span></strong><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Calibri&quot;,&quot;sans-serif&quot;;">, bandeng sing dipeteki <em>(di-massage)</em>, dijupuk daginge terus dibumboni. Campuran iki trus dijejelno balik nang bandenge trus dipanggang. Paling akeh diwekas gawe oleh-oleh sampek saiki. Cangkeme wong sak Indonesa wis akeh sing klebonan otak-otak.</span></p>
<p class="MsoPlainText" style="margin-right: 0cm; margin-bottom: 12pt; margin-left: 0cm;"><strong><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Calibri&quot;,&quot;sans-serif&quot;;">Kolak Ayam</span></strong><strong><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Calibri&quot;,&quot;sans-serif&quot;;" lang="IN">,</span></strong><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Calibri&quot;,&quot;sans-serif&quot;;" lang="IN"> iki bongso badogan sing nganeh-nganehi. Mosok ayam kok dikolak. Carane ayam digodok, daginge disuwir-suwir trus dicemplungno kolak sing dak onok isine. Nek dak keliru bumbune pokoke akeh bawang godonge. Dimasake setaun sepisan pas malem telu likur ulan poso. Onoke nok deso Gumeno tok. Jarene iso ndadekno â€œjrengâ€. Gitar be-e.</span></p>
<p class="MsoPlainText" style="margin-right: 0cm; margin-bottom: 12pt; margin-left: 0cm;"><strong><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Calibri&quot;,&quot;sans-serif&quot;;">Mangut</span></strong><strong><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Calibri&quot;,&quot;sans-serif&quot;;" lang="IN">,</span></strong><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Calibri&quot;,&quot;sans-serif&quot;;" lang="IN"> iki yo bangsane bandeng dibumboni koyok rawon nggawe kluwek kentel seru trus dibungkus godong gedang. Mari ngono didang. Biasane di dol pas posoan tok.</span></p>
<p class="MsoPlainText" style="margin-right: 0cm; margin-bottom: 12pt; margin-left: 0cm;"><strong><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Calibri&quot;,&quot;sans-serif&quot;;">Bali Welut</span></strong><strong><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Calibri&quot;,&quot;sans-serif&quot;;" lang="IN">,</span></strong><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Calibri&quot;,&quot;sans-serif&quot;;" lang="IN"> baline sih wis omom tapi welute iku sing ndadekno seje. Badogan iki kancane jangan menir. Sohib karo sambel pencit.</span></p>
<p class="MsoPlainText" style="margin-right: 0cm; margin-bottom: 12pt; margin-left: 0cm;"><strong><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Calibri&quot;,&quot;sans-serif&quot;;">Menir</span></strong><strong><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Calibri&quot;,&quot;sans-serif&quot;;" lang="IN">,</span></strong><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Calibri&quot;,&quot;sans-serif&quot;;" lang="IN"> janganan iki pancen onoke nok nggersik tok. Eson dak ngerti arane kok menir opo pancen doyanane londo. Jangan iki digawe teko jangan kangkung sing diirisi cilik-cilik. Bumbune ditambahi deplokan beras. Mener biasane didol bareng sego krawu. Mangane ambek bali welut, sambel pencit, kancur trus dikek-i srundeng titik. Eson akeh milih menir bae tinimbang krawune. Jarene luwih sehat.</span></p>
<p class="MsoPlainText" style="margin-right: 0cm; margin-bottom: 12pt; margin-left: 0cm;"><strong><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Calibri&quot;,&quot;sans-serif&quot;;">Rawon Sembilang</span></strong><strong><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Calibri&quot;,&quot;sans-serif&quot;;" lang="IN">,</span></strong><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Calibri&quot;,&quot;sans-serif&quot;;" lang="IN"> rawon sih pancen akeh sing nggawe tapi isi iwak sembilang rasane, wuih, masih ta morotuo liwat dak disopo.</span></p>
<p class="MsoPlainText" style="margin-right: 0cm; margin-bottom: 12pt; margin-left: 0cm;"><strong><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Calibri&quot;,&quot;sans-serif&quot;;">Teri-an</span></strong><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Calibri&quot;,&quot;sans-serif&quot;;">, badogan sing atek dodo nggawe bumbu tomat, <span id="lw_1238874429_2" class="yshortcuts">bawang putih</span>, bambang eh brambang, lombok gede, lombok cilik, kecap karo liyane. Dodone rodok kentel isine iso tahu, tempe, daging utowo ayam. Sing enak seru dodone titik isine simping.</span></p>
<p class="MsoPlainText" style="margin-right: 0cm; margin-bottom: 12pt; margin-left: 0cm;"><strong><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Calibri&quot;,&quot;sans-serif&quot;;">Sambel Pe</span></strong><strong><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Calibri&quot;,&quot;sans-serif&quot;;" lang="IN">,</span></strong><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Calibri&quot;,&quot;sans-serif&quot;;" lang="IN"> iwak pe iku nek nok nggersik mesti panggangan. La panggangan iki disambelno trasi dikeceri jeruk pecel titik. Iki sang senengan jaman sik smp. Ben dino mangan iki terus dak bosen-bosen. Sampek onok sing nyeluk eson Pe.</span></p>
<p class="MsoPlainText" style="margin-right: 0cm; margin-bottom: 12pt; margin-left: 0cm;"><strong><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Calibri&quot;,&quot;sans-serif&quot;;">Urap </span></strong><strong><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Calibri&quot;,&quot;sans-serif&quot;;" lang="IN">Alur,</span></strong><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Calibri&quot;,&quot;sans-serif&quot;;" lang="IN"> urap-urapan iki pancen nok nggersik onok-e. Mergane alur iku tanduran sing urip nok tambak-tambak kancane godong api-api sing digawe sego roomo. Urap alur iku sik duluri cempeding, biasane digawe tumpengan.</span></p>
<p class="MsoPlainText" style="margin-right: 0cm; margin-bottom: 12pt; margin-left: 0cm;"><strong><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Calibri&quot;,&quot;sans-serif&quot;;" lang="IN">Cempeding,</span></strong><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Calibri&quot;,&quot;sans-serif&quot;;" lang="IN"> cempeding iku digawe teko jangan kangkung sing dikum banyu panas trus disambelno petis diurap. Persis rujak kangkung tapi bumbune dak atek kacang.</span></p>
<p class="MsoPlainText" style="margin-right: 0cm; margin-bottom: 12pt; margin-left: 0cm;"><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Calibri&quot;,&quot;sans-serif&quot;;" lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoPlainText" style="margin-right: 0cm; margin-bottom: 12pt; margin-left: 0cm; text-align: right;" align="right"><em><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Calibri&quot;,&quot;sans-serif&quot;;" lang="IN">Diambung mene bae, eh disambung !</span></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.nggersik.com/erbe-sing-dadi-guneman-part-i.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ke Kraton &amp; Taman Sari</title>
		<link>http://www.nggersik.com/ke-kraton-taman-sari.htm</link>
		<comments>http://www.nggersik.com/ke-kraton-taman-sari.htm#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Apr 2009 02:25:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Leah</dc:creator>
				<category><![CDATA[AGGREGATOR]]></category>
		<category><![CDATA[KULINER]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sileah.com/2009/04/03/ke-kraton-taman-sari/</guid>
		<description><![CDATA[Baru nyadar ternyata beberapa bulan terakhir postingannya tiap bulan, dah kayak gajian aja nih. Ini aja posting gara &#8211; gara habis jalan &#8211; jalan. Ceritanya Papa janjian sama nando sekeluarga nemenin jalan &#8211; jalan ke Kraton dan Taman ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[Baru nyadar ternyata beberapa bulan terakhir postingannya tiap bulan, dah kayak gajian aja nih. Ini aja posting gara &#8211; gara habis jalan &#8211; jalan. Ceritanya Papa janjian sama nando sekeluarga nemenin jalan &#8211; jalan ke Kraton dan Taman Sari. Lumayanlah buat refreshing tapi sayang Taman Sari sekarang koq sudah tidak indah lagi  
Tak usah panjang lebar&#8230; [...]]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.nggersik.com/ke-kraton-taman-sari.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>sang penunggu warung</title>
		<link>http://www.nggersik.com/lorem-ipsum-dolor-sit-amet-3.htm</link>
		<comments>http://www.nggersik.com/lorem-ipsum-dolor-sit-amet-3.htm#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Feb 2009 01:58:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[KULINER]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.nggersik.com/?p=1780</guid>
		<description><![CDATA[Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Praesent molestie, quam quis egestas scelerisque, sapien arcu semper velit, in lobortis diam nunc ac mi. Mauris ante elit, semper id, consequat at, facilisis eget, urna. Phasellus aliquet neque at leo. Phasellus condimentum nisl nec lectus tincidunt facilisis. Aenean enim eros, sagittis id, blandit in, euismod sit [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Praesent molestie, quam quis egestas scelerisque, sapien arcu semper velit, in lobortis diam nunc ac mi. Mauris ante elit, semper id, consequat at, facilisis eget, urna. Phasellus aliquet neque at leo. Phasellus condimentum nisl nec lectus tincidunt facilisis. Aenean enim eros, sagittis id, blandit in, euismod sit amet, velit. Fusce sem nunc, convallis sed, tempor nec, fermentum non, ante. Integer tristique elementum velit. Etiam urna. Vestibulum bibendum suscipit erat. Aliquam orci. Integer mollis posuere turpis. Nullam neque pede, auctor et, porta quis, elementum ut, diam. Phasellus metus. Etiam pulvinar dui a erat. Vivamus id massa quis ante aliquam consequat. Cras pretium pretium tellus. Nam ullamcorper hendrerit velit.</p>
<p>Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Praesent molestie, quam quis egestas scelerisque, sapien arcu semper velit, in lobortis diam nunc ac mi. Mauris ante elit, semper id, consequat at, facilisis eget, urna. Phasellus aliquet neque at leo. Phasellus condimentum nisl nec lectus tincidunt facilisis. Aenean enim eros, sagittis id, blandit in, euismod sit amet, velit. Fusce sem nunc, convallis sed, tempor nec, fermentum non, ante. Integer tristique elementum velit. Etiam urna. Vestibulum bibendum suscipit erat. Aliquam orci. Integer mollis posuere turpis. Nullam neque pede, auctor et, porta quis, elementum ut, diam. Phasellus metus. Etiam pulvinar dui a erat. Vivamus id massa quis ante aliquam consequat. Cras pretium pretium tellus. Nam ullamcorper hendrerit velit.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.nggersik.com/lorem-ipsum-dolor-sit-amet-3.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

