You Are Here: Home » Author Archive
Tulisan pertama setelah cukup lama meninggalkan blog ini. Beberapa tulisan terakhir hanya mengambil dari tulisan-tulisan dari facebook. Banyak yang berubah dari saya, kejadian-kejadian yang terlewat tanpa saya tuliskan di sini. April 2009, sudah delapan...
Selamat pagi bidadari, atau entah kapan waktu kau membacanya. Yang pasti masih pagi kala aku menulis surat ini. Pagi yang cerah dengan ditemani cahaya matahari, hangat dan bersahabat.
Maaf baru kali sekarang aku menuliskan surat untukmu, baru terpikirkan...
Siang itu sang surya seakan meredupkan sinarnya, malu-malu menggantung pucat di atas sekolah kami. Ditutupi awan dengan sangat tak sempurna, bercelah. Di depan IPA tiga, di bangku panjang penuh ukiran nama-nama pasangan, saya dan David sedang merencanakan...
Aku mengharap sedikit senyum yang Kau punya..
Agar kelam ini tak jadi gelap saja..
senyum-Nya bekerja secara tidak terduga
Hanya tinggal tunggu saja
Dan yakinlah pasti kelam itu akan sirna
Semoga ada terang menghampiri
Agar senyumku kembali secerah pagi..
Senyumlah...
serasa baru kemarin sore, saat kulihat senyummu sekilas
hanya sekilas tapi cukup membekas
ya, hanya senyum
bahkan tak ada kata-kata di sana, tak ada sapa
hampir setiap hari kau kuperhatikan, hanya mampu memandang
lewat balik jeruji pagar tinggi, dari...
Hampir tengah hari, sang surya tampak berada pada tempat tertinggi. Tak tersaingi benda langit lainnya, sendirian. Panasnya seakan menghukum kami yang sedang berjalan menuju ruang wakil kepala sekolah. Ruangan yang belum pernah saya masuki sebelumnya,...
Siang itu sang surya terasa sangat dekat, bersinar tanpa ragu, tanpa malu-malu. Saat itu hawa terasa sangat panas, terlebih di ruangan sempit tanpa AC yang dipenuhi oleh tujuh manusia tanpa adat, ditambah dengan seorang guru kecil bersuara cempreng bukan...
Di luar sana sang surya mulai terik menyinari, masih tanpa awan yang menghalangi. Di dalam ruangan penuh buku, tujuh manusia ajaib dengan latar belakang suku yang berbeda tapi memiliki maksud dan tujuan yang sama, cabut, tengah asyik dengan kegiatannya...
Pagi itu cuaca cukup cerah, tak tampak segenggam pun awan menghalangi sang surya. Saya sudah memesan segelas kopi susu hangat di Sawin. Warung belakang sekolah kami. Sebenarnya sudah lewat waktu dari kami harus masuk sekolah, tapi kemi memang berencana...
Dulu friendster menjamur, banyak yang menggunakannya untuk saling berhubungan dengan sahabat-sahabat lama, tapi kian lama sepertinya kian ditinggalkan. Semenjak hadirnya Facebook di belantara internet dunia orang-orang sepertinya labih memilih ini untuk...